Recent Posts

Showing posts with label Marischka. Show all posts
Showing posts with label Marischka. Show all posts

Friday, February 17, 2012

Marischka Prudence Tak Galau Lagi Setelah Punya Pacar

Jakarta - Presenter 'Travelista' Metro TV Marischka Prudence mengaku sempat mengalami masa-masa galau saat sendiri. Namun semua itu telah berlalu karena dirinya kini telah memiliki kekasih.

"Dulu memang suka galau karena nggak punya pacar, tapi sekarang sudah nggak karena udah ada," ungkapnya saat berbincang dengan Detikhot di sebuah mal di daerah Jakarta Barat, Sabtu (11/12/2012)

Perempuan kelahiran Bandung, 27 Juli 1984 itu mengatakan, kekasihnya saat ini merupakan mantan teman dekatnya sendiri. Ia memutuskan untuk pacaran setelah saling menemukan kecocokan.

"Baru sih, nggak ada tanggalnya," ujarnya seraya tertawa lepas ketika ditanya kapan 'jadian'. "Kalau umur segini kan nggak ada omongan begitu. Dekat, merasa cocok, ya sudah jalani saja dan punya hubungan," sambungnya.

Lantaran bekas temannya sendiri, Marischka mengaku tak butuh penyesuaian lama dengan sang kekasih. Soalnya sang pacar yang tidak mau disebutkan namanya itu dirasanya sudah sesuai dengan kriterianya.

"Tapi sebenarnya soal kriteria pacar, aku sih nggak ada yang bagaimana banget. Pokoknya yang penting dia harus nyambung dan mau mengerti sifat dan khususnya pekerjaan aku," katanya mempertegas.

Meski usianya telah matang dan cocok dengan kekasih, Marischka merasa belum siap untuk melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan. Soalnya ia mengaku masih ingin berkarier.

"Aku married nggak mau kejar target, masih santai saja. Pengen sih pengen, ya mungkin umur 30-35 lah," tandasnya.

(bar/mmu)


Thursday, February 16, 2012

Marischka Prudence Si Cantik yang Dicap 'Muka Bencana'

Jakarta - Ketika mengawali karier sebagai reporter di Metro TV, Marischka Prudence sering ditugasi meliput bencana alam di Indonesia. Saking seringnya, ia pun sampai dijuluki "muka bencana" oleh teman-temannya.

“Saking seringnya liputan bencana, semua orang bilang aku muka bencana banget,” ungkapnya seraya tertawa saat berbincang dengan Detikhot di sebuah mall di daerah Jakarta Barat, Sabtu (11/12/2012) lalu.

Marischka mengisahkan, profesinya sebagai jurnalis terjadi secara tidak sengaja. Pada 2002 ia masuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Hanya bertahan setahun, ia kemudian keluar dan pindah ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB.

"Dulu aku mikirnya memang mau jadi seniman, makanya masuk ITB. Nggak kepikiran kerja di media kayak sekarang," kenangnya. Ceritanya, setelah lulus kuliah, pia iseng bersama teman-temannya mengikuti Journalist Development Program yang digelar Metro TV, dan lulus.

Memulai karier sebagai reporter, Marisckha pun kerap ditugasi meliput berbagai peristiwa mulai dari politik hingga bencana alam seperti meletusnya Gunung Merapi di Jawa Tengah akhir 2010 lalu. Meski berat dan berisiko, ia sangat antusias melakoninya.

"Meski aku background-nya bukan jurnalis, pas jadi reporter nikmat-nikmat saja sih. Aku excited banget karena nggak pernah terjun langsung sebelumnya ke lokasi bencana, banjir, demo besar. Benar-benar dunia yang beda," paparnya.

Setelah dua tahun, Marischka pun ditugasi menjadi co-host program Archipelago. Ia dipilih lantaran mempunyai kemampuan diving. "Aku pernah ikut kursus diving. Di kantor hanya sedikit orang yang punya skill itu," ujarnya.

Di program tersebut, petualangan baru Marischka pun dimulai dengan liputan ke berbagai daerah di Tanah Air hingga ke pelosok. Lantaran punya sifat cuek dan suka tantangan, ia pun menjalaninya dengan baik.

"Dulu di Kalimantan Barat naik perahu kecil banget dan 8 jam baru sampai di desa pertama. Nggak ada sinyal handphone, kasur, dan mandinya pun di sungai. Waktu di Kalimantan Timur juga naik pesawatnya tiga kali, sampai pesawat yang kecil dan ditakut-takutin," kisahnya.

Terbiasa melakoni pekerjaannya yang menantang, Marischka pun merasa banyak perubahan positif terjadi dalam dirinya. Kini ia jadi lebih pemberani dan gampang bersosialisasi dengan orang banyak.

"Dulu aku kan orangnya lebih kaku dan pendiam, baru rame kalau sudah dekat saja. Sekarang jadi lebih berani dan nggak takut mencoba hal-hal baru," jelasnya seraya tersenyum.

Sejak Januari lalu, bungsu dari tiga bersaudara itu mendapat tugas baru, memandu program bernama 'Travelista' di Metro TV. Seiring dengan itu, ia juga mulai aktif menulis di sebuah majalah wisata dan petualangan, Divemag Indonesia.

(bar/hkm)