Recent Posts

Wednesday, June 6, 2012

Sunarti Mengaku Lumpuh Karena Tiga Anaknya Nakal

Your browser does not support iframes.

placeholder



Nganjuk -
Sunarti (45) asal Kabupaten Nganjuk menggantungkan aktivitas sehari-hari ke sang anak yang masih berusia 5 tahun. Dia mengaku lumpuh karena tekanan mental 3 anaknya dari pernikahan pertama. Semuanya nakal dan tak bisa diatur.

Dari pernikahan pertama dengan suami yang saat ini sudah meninggal, Sunarti memiliki 3 anak laki-laki. 2 Orang sudah berkeluarga dan tinggal menetap di Kabupaten Jember. Sementara seorang lainnya bekerja di sebuah warung mie ayam sekitar terminal bus Nganjuk.

“Tahu ibunya lumpuh mereka juga tidak pernah pulang sama sekali. Adit ini sekarang harapan saya, satu-satunya yang bisa saya harapkan,” kata Sunarti kepada detiksurabaya.com tetap sambil berbaring di atas tempat tidur di rumahnya, Selasa (19/4/2011).

Sementara kenakalan 3 anaknya dari pernikahan terdahulu, Sunarti menyebutnya sudah melebihi batasan normal. Diantaranya sang anak enggan menuruti keinginan orang tua, tak mau bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan menggantungkan semua keinginan ke orang tuanya.

“Sebelum di rumah ini, saya sudah punya rumah di Tanjungrejo (Kecamatan Loceret), sekarang saya jual. Saya gak pernah tahu tiba-tiba banyak orang nagih utang, katanya anak saya yang minta. Bingung gak punya uang, rumah dan perabotan akhirnya saya jual semua,” beber Sunarti sambil menitikkan air matanya.

Bahkan kelumpuhan yang saat ini dialami sempat hampir sembuh, namun kembali parah juga karena perilaku sang anak. Ceritanya saat sang anak yang tinggal di Kabupaten Jember mendadak pulang dengan kondisi luka parah hasil dari perkelahian, yang menjadikan Sunarti shock berat. “Dasar saya orangnya gampang kaget, tahu begitu langsung gemeteran dan jatuh lagi,” ujarnya.

Sunarti mengaku tak mengerti asal muasal kenakalan yang dialami 3 anak laki-lakinya. Bersama suami pertama yang saat ini sudah meninggal dia merasa sudah mendidiknya dengan benar, termasuk menyekolahkannya hingga tamat SMA.

Pendidikan agama juga diakui sudah diajarkan, baik dengan menyekolahkannya di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) atau ajaran-ajaran norma kehidupan di rumah.

“Mungkin karena pengaruh di luar rumah. Kebetulan suami yang dulu pulangnya juga seminggu sekali, dia kerja di Surabaya,”  jelas Sunarti.

Untuk Adit yang saat ini menjadi perawatnya, meski tak bisa mengawasi secara maksimal, Sunarti mengaku selalu menanamkan norma-norma kehidupan yang baik saat ada kesempatan. Dia beruntung, Adit yang saat ini masih berusia 5 tahun tak menunjukkan tanda-tanda akan menjadi anak nakal seperti 3 kakaknya dari ayah yang berbeda.

(fat/fat)



Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga:

  • Bocah 5 Tahun Jadi Perawat Ibunya yang Lumpuh
  • Dewi, Bocah Cacat Fisik Itu Pernah Minta Kakinya Disambung Kaki Sapi
  • Dewi, Bocah SD yang Cacat Fisik itu Ingin Menjadi Guru
  • Tebing 30 Meter Longsor, Ribuan Warga Empat Dusun Terisolir
  • Praktek Rekruitmen Karyawan Petrochina Fiktif Terbongkar di Nganjuk
  • Angkot Tabrak Tiga Rumah, Dua Orang Luka Parah

1x1


bannerpromo allproperty bukukuning 280x125

Sumber:http://feedproxy.google.com/~r/detik/Zgvz/~3/rsovEhXc3gk/sunarti-mengaku-lumpuh-karena-tiga-anaknya-nakal

No comments:

Post a Comment