Recent Posts

Thursday, April 12, 2012

Mentan: Pembasmian Ulat Bulu Bisa Jadi Gerakan Nasional

share”>

ulatlagi D


Jakarta -
Fenomena munculnya hama ulat bulu di beberapa daerah sudah menjadi perhatian pemerintah. Jika terus mewabah di wilayah lain, gerakan nasional pembasmian hama sudah disiapkan.

“Kalau tidak yah memang nanti harus ada suatu gerakan nasional kalau memang itu bisa dikatakan sudah mewabah di banyak daerah. Yang jelas saat ini yang diserang kan hanya daun dan itu itu tidak mematikan tanamannya,” ujar Menteri Pertanian Suswono, usai mengikuti rapat kabinet di kantor presiden, Jakarta, Selasa (12/4/2011).

Menurut politisi PKS ini, para peneliti masih melakukan kajian tentang awal mula penyebaran ulat bulu. Ada tiga kemungkinan, yakni migrasi, predator alami yang hilang, dan iklim.

“Ini juga bisa menjadi faktor, dan ini kebetulan iklim saat ini yang mendukung bisa terjadi ledakan seperti saat ini, nah ini yang terus kita kaji, banyak dan tentu saja kita masih terus menyiapkan istilahnya mengatasi jangka panjang,”jelasnya.

Hingga saat ini, masing-masing daerah sudah melakukan tindakan pembasmian dengan cara insektisida. Perkembangan selanjutnya akan terus dipantau, termasuk penyebaran ke daerah lain.

“Yah Jawa Timur yang jelas sudah, kemudian yah itu hanya beberapa kabupaten itu kan hanya beberapa titik beberapa spot saja,” imbuhnya.

“Kalau yang di Bekasi itu ulatnya beda jadi masing-masing daerahnya ulatnya beda jadi tidak satu jenis,” sambungnya.

(mad/dnl)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Serbuan Ulat Bulu Belum Ancam Produksi Pangan
  • Selalu Meleset, Angka Ramalan Beras Tak Perlu Diumumkan Lagi
  • Petani Gagal Panen Dapat BLT Rp 2,6 Juta Mulai April
Sumber:http://feedproxy.google.com/~r/detik/nMoG/~3/OLtSD22jJvc/mentan-pembasmian-ulat-bulu-bisa-jadi-gerakan-nasional

No comments:

Post a Comment