Jakarta -
Forum Peternak Sapi Jawa Timur sangat kecewa terhadap pemerintah karena menaikan kuota impor daging sapi dari 50.000 ton menjadi 72.000 ton di 2011. Kebijakan pemerintah ini akan berdampak hilangnya potensi penjualan daging sapi lokal Rp 293 miliar.
“Kami sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah yang sangat tidak berpihak peternak sapi lokal. Pemerintah lebih mementingkan kepentingan jangka pendek demi stabilisasi harga daging dengan mengorbankan peternak lokal,” kata Ketua Forum Peternak Sapi Jawa Timur Budi Agustomo melalui keterangan tertulisnya yang diterima detikFinance, Minggu (10/4/2011).
Ia menjelaskan tambahan kuota 22.000 ton daging sapi impor setara dengan 120.000 lebih sapi peternak lokal. Bahkan kata dia, para peternak lokal kehilangan potensi pendapatan senilai Rp 293 miliar.
Menurutnya setiap tahun nilai industri peternakan sapi di dalam negeri mencapai Rp 4,8 triliun. Naiknya kuota daging impor akan sangat menekan harga sapi potong di tingkat peternak lokal karena margin harga daging impor dan daging lokal sangat besar.
“Harga daging sapi segar impor lebih murah sekitar Rp 40.000 per kg sampai Rp 46.000 per kg, sedangkan harga sapi dari peternak lokal sekitar Rp 55.000 per kg sampai Rp 60.000 per kg,” katanya.
Jawa Timur merupakan sentra penghasil sapi potong terbesar di tanah air dan menyumbang 20% produksi sapi potong nasional. Berdasarkan data Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur peternak sapi di Jatim mampu memproduksi 136.000 ton daging sapi per tahun.
Sedangkan kebutuhan Jawa Timur daging Jawa Timur mencapai 55.000 ton per tahun sehingga ada kelebihan 81.000 ton yang dijual ke luar daerah seperti Jawa Barat, Jakarta dan Banten.
Sebelumnya Menteri Pertanian Suswono mengatakan telah menambah kuota impor daging beku di tahun ini menjadi 72.000 ton. Padahal sebelumnya pemerintah ngotot menetapkan 50.000 ton dengan alokasi masing-masing per semester 25.000 ton.
Realisasi impor daging impor hingga akhir Maret sudah 26.000 ton. Kementerian pertanian akan mengadakan evaluasi tiap bulan terhadap realisasi impor daging.
Sebelumnya kementerian pertanian juga telah memberikan kuota impor untuk sapi bakalan sebanyak 500.000 ekor untuk dibesarkan di dalam negeri selama 2011 ini.
(hen/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga:
- Dua Anak Perusahaan PT PWU yang ‘Sakit’ akan Dievaluasi
- Dua Perusahaan Plat Merah Bersatu, Produksi Security Printing Non Uang
- Axioo Bidik Pelajar Berbakat di Jawa Timur
- Mentan Berharap Ritel Jual Daging Lokal
- Larangan Daging Sapi Impor Masuk Jatim Didukung Pusat
- Gubernur Minta Mentan Larang Daging Impor Masuk ke Jatim
No comments:
Post a Comment