Surabaya -
Respon positif masyarakat terhadap produk baru Honda CBR type sport 250 cc membuat PT Astra Honda Motor (AHM) kewalahan. Untuk memenuhi permintaan, AHM akan berusaha meminta tambahan kiriman dari Thailand.
“Respon masyarakat terhadap CBR sangat mengejutkan terutama yang ABS. Tapi kita akan segera penuhi permintaan masyarakat. Begitu barang ada akan langsung kita berikan,” kata Director PT MPM (main delaer Honda Motor untuk Jatim dan Nusra) Dendy Sean T kepada wartawan disela-sela acara Coaching and Product Knowledge di Sirkuit Kenjeran Park, Minggu (10/4/2011).
Dendy menjelaskan, saat ini di Surabaya yang sudah menerima sepeda motor buatan Honda Thailand ini baru 45 orang dari 102 orang. Sedangkan sisanya belum menerima alias masih inden. Meski begitu, dia optimis seluruhnya akan segera terpenuhi dalam waktu dekat. “Sekarang saja sudah ada yang satu bulan inden tapi belum dapat barangnya,” ujarnya.
AHM sendiri, meluncurkan CBR 250 dua tipe yakni tipe ABS dan non ABS. Dendy mengaku pihaknya salah dalam menstok. “Kita awalnya berpikir, masyarakat akan lebih memilih CBR non ABS yang kita stok lebih banyak dibandingkan tipe ABS. Tetapi pasar mengatakan lain, yakni masyarakat lebih banyak memilih yang ABS,” tuturnya.
Dari jumlah CBR yang laku saat ini, ujar Dandy, masyarakat lebih banyak yang tunai dibandingkan yang kredit. Padahal harga on the road CBR tipe ABS Rp 49,570 juta, sedangkan non ABS Rp 42,590 juta.
“Saya sagat tidak setuju jika ekonomi masyarakat kita lemah. Buktinya, masyarakat lebih milih tunai dan komposisinya, ABS yang tunai sekitar 50. Sedangkan yang bayarnya kredit 42, itupun tipe non ABS,” jelasnya.
Meski mengalami kewalahan dalam memenuhi unit CBR, Dendy tetap optimis hingga catur wulan pertama 2011 akan mencapai market hingga 500 unit.
(ze/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga:
- Chevrolet Targetkan Penjualan di Jawa Timur 932 Unit
- Penjualan Viar di Jatim Digenjot
No comments:
Post a Comment