Malang -
Pihak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tengah berupaya memulihkan mental 8 mahasiswanya yang menjadi korban ‘cuci otak’. Pemulihan itu dilakukan dengan cara terapi yang dilakukan oleh ahli psikologis.
“Kampus konsen kembalikan mental serta pemikiran korban melalui terapi,” ujar Humas UMM, Nazrulloh, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (19/4/2011).
Dengan dilakukan terapi, diharapkan dalam waktu dekat para mahasiswa akan pulih dari pengaruh hipnotis atau cuci otak pelaku yang ingin menipu para mahasiswanya.
Sayangnya, pihak UMM enggan membeberkan nama para mahasiswa yang telah menjadi korban ‘cuci otak’ pelaku yang mengaku bernama Fikri alias Feri alias Dani asal Cilacap dan Adam alias Muhayyin asal Kabupaten Lampung.
Dari informasi yang dihimpum, ke-8 mahasiswa korban ‘cuci otak’ itu berinisial MR, AP, RE, WD, MH, MRK, RYN dari Fakultas Teknik, dan MM yang mengenyam di Fakultas Ilmu Kesehatan. Seluruh korban merupakan mahasiswa angkatan tahun 2010.
Sebelumnya diberitakan, 10 mahasiswa di Kota Malang diduga kuat sudah menjadi korban pencucian otak. Mereka diberikan pemahaman jika Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu kafir.
Dari informasi yang dihimpun, ke-10 korban terdiri dari, 9 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan 1 Mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw). Doktrin ideologi itu diberikan para pelaku ke para korban melalui diskusi kecil yang digelar di sebuah mall di jantung Kota Apel.
(bdh/bdh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga:
- UMM Pastikan Mahasiswanya Kena Tipu, Bukan Korban Cuci Otak
- Mahasiswa UMM ‘Dicuci Otak’, untuk Baiat Ditarik Biaya Rp 10 Juta
- 10 Mahasiswa di Malang Diduga Jadi Korban Pencucian Otak
- Pelaku Pembunuhan dan Penculikan Mahasiswa STIBA Terbongkar
- Polisi Menduga Korban Dibawa Kabur Mantan Pacar
- Siswi MA Sumenep Dilaporkan Hilang Sejak Malam Takbiran
No comments:
Post a Comment