Recent Posts

Sunday, April 15, 2012

PHRI Sosialisasikan Standarisasi Restoran dan Hotel

Your browser does not support iframes.


bhhprictt

Foto: dev/detikFood

Jakarta

Upaya pemerintah mendukung ketersediaan kuliner halal kini ikut didukung oleh berbagai pihak termasuk PHRI. Sebab standarisasi restoran dan hotel pun dinilai ikut menjadi poin yang penting bagi suksesnya pariwisata Indonesia.

Masih dalam kaitannya dengan kuliner halal. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI ikut menyatakan dukungannya terhadap Menbudpar dalam menyukseskan ketersediaan kuliner halal yang nantinya akan mendukung ‘Visit Indonesia’. Sejumlah sosialisasi pun mulai dilakukan oleh PHRI.

Peran PHRI memang dinilai sangat penting dalam dunia pariwisata. Apalagi lembaga tersebut berkaitan erat dengan restoran dan hotel. Apalagi mengingat sejumlah besar kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara merupakan wisatawan muslim. Hal ini diketahui dari hasil estimasi kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2010 lalu, yaitu sebesar 1.277.437 orang. Sehingga penyajian kuliner halal di resto dan pelayanan Islami di hotel-hotel ikut menjadi poin penting.

Sosialisasi yang dilakukan oleh PHRI selama ini antara lain dalam bentuk sistem klasifikasi bintang atau standarisasi usaha hotel dan restoran. Standarisasi tersebut nantinya akan berpengaruh dalam segi pelayanan kepada para wisatawan baik yang bersantap maupun menginap di hotel.

Bahkan untuk mencapai target PHRI tak segan-segan memberikan bimbingan pada para pengusaha. Standarisasi yang akan dicapai  dalam hal ini mencakup syariah atau halal quality assurance systems. Untuk kedua hal terakhir ini, PHRI didiukung juga oleh LPPOM MUI dan DSN MUI yang akan membantu para pengusaha yang menginginkannya.

Tidak dapat dipungkiri agar dapat berhasil Indonesia juga harus belajar dari negara lain seperti Malaysia dan Thailand. Misalkan saja Thailand, meskipun sebagian besar populasinya adalah non muslim, tetapi pemerintah dan masyarakat bisnisnya berkomitmen kuat untuk menangkap peluang bisnis di perdagangan dan industri halal.

PHRI juga ikut menghimbau para pelaku bisnis sendiri untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan potensi bisnis yang prospektif. Dalam hal ini dapat menyediakan produk dan jasa yang dibutuhkan wisatawan muslim dan pada saat yang sama tetap dapat melayani kebutuhan wisatawan non muslim.

Keberhasilan juga tak dapat dicapai tanpa peran serta pemerintah, khususnya Kementrian Budaya & Pariwisata. Pemerintah diminta agar dapat memperhitungkan tidak hanya wisatawan muslim Timur Tengah yang selama ini menjadi fokus. Melainkan juga wisatawan muslim dari seluruh dunia yang besar potensinya mencapai US$ 930 miliar hanya pada tahun 2009. Angka ini akan terus bertambah setiap tahunnya. Dan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, seharusnya Indonesia tidak melewatkan peluang besar tersebut.

(dev/Odi)

Sumber:http://feedproxy.google.com/~r/detik/mMpT/~3/XwlElfuaN3I/phri-sosialisasikan-standarisasi-restoran-dan-hotel

No comments:

Post a Comment