Recent Posts

Monday, April 16, 2012

Defisit Membengkak Gara-gara Kementerian Tambah Anggaran

share”>

agus.menkeu.3.DALEM


Jakarta -
Defisit anggaran pemerintah di 2011 bisa naik menjadi 1,9% dari penetapan awal 1,8%. Ini terjadi karena ada beberapa kementerian yang meminta penambahan anggaran belanja.

“Jadi anggaran belanja tambahan itu pokoknya permintaan dari kementerian-kementerian untuk adanya belanja tambahan. itu jumlahnya kelihatannya sudah cukup besar. kalau seandainya itu mau kita realisasikan ya kita nanti mungkin harus mengajukan revisi anggaran,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/4/2011).

Awalnya, defisit anggaran negara dalam APBN 2011 adalah 1,8% dari PDB atau sebesar Rp 124,66 triliun. Dengan kenaikan menjadi 1,9%, berarti pemerintah harus mencari tambahan dana lewat utang.

Selain itu, Agus menambahkan, kenaikan defisit terjadi akibat batalnya kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi menjadi penyebab tekanan pada anggaran negara.

Selain defisit, Agus mengatakan pemerintah juga akan mengubah perhitungan asumsi harga minyak (ICP) dari US$ 80 per barel. Asumsi nilai tukar rupiah juga akan diubah karena terus menguatnya rupiah terhadap dolar AS.

“Rupiah kita menguat itu kan skrng berada di kisara Rp 8.600-Rp 8.700/US$ , jadi itu kuat,” imbuh Agus.

(dnl/hen)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Asumsi Harga Minyak Bakal Diubah ke US$ 90-95 per Barel
  • Asumsi Rupiah APBN 2011 Bakal Diubah Jadi Rp 9.000/US$
  • Daftar Belanja Pemerintah Kini Bisa Diintip Via KIP
Sumber:http://feedproxy.google.com/~r/detik/nMoG/~3/XjLuaGT0mTM/defisit-membengkak-gara-gara-kementerian-tambah-anggaran

No comments:

Post a Comment